Sabtu, 17 Desember 2016

Indonesia vs Thailand Leg-2; Analisis Weton (Kejawen)

Tags


Nanti malam, dalam hitungan kalender Jawa, yang lama, berbasis solar (matahari) artinya masih hari Sabtu Legi. Jika menggunakan kalender Jawa perpaduan hijriyah yang umum digunakan, setelah perpaduan yang dilakukan Sultan Agung, maka waktu habis Magrhib masuk hari Ahad, jadi Ahad Pahing.

Dalam hal ini saya menggunakan yang solar, artinya masih Sabtu Legi. Neptunya 14 (9+5). Dewanya Durga, dewa yang menakutkan dan tidak kenal takut, ngamuknya luar biasa. Energi Durga bisa memberi kekuatan bagi timnas Indonesia. Tetapi, kalau Thailand yang mencuri energi ini bisa bisa mati kutu tim kita. Durga bukan Dewa yang gampang dihasut untuk marah. Ia akan marah besar, kalau menyangkut anak-anaknya yang tersiksa. Jadi, supporter kekuatan yang bisa membangkitkan kekuatan dahsyat Durga.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar kekuatan dahsyat bisa memompa semangat untuk menang. 1) jangan sombong. Sabtu legi ini pohonnya Cemara, banyak omong dan sombong. Pelatih Riedl yang pendiam tepat dalam hal in, 2) Durga kalau ngamuk suka bikin keributan, jaga supporter jangan sampai ribut, harus bersatu kalau mau menang, 3) Aralnya kena santet, nah ini berarti harus banyak do’a, supporter mendukungnya pake do’a, kalau yang di stadion sana plus yel-yel yang kompak dan terti, 4) watak Kala Jaya Bumi yang dari Barat Daya menghadap Tenggara. Posisi ini kalau melihat peta seperti pepatah Kutuk Mburu Sunduk, Ula Mburu Gepuk. Posisi Indonesia ke Thailand adalah arah lawan dari Tenggara ke Barat Daya, ini tidak baik pergi ke Barat Daya (arah pokok Barat), apalagi dari Tenggara.

Dari hal-hal itu, maka peluang timnas Indonesia kalah lebih besar, karena kekuatan Durga (dari supporter milik tuan rumah), pergi kea rah Barat Daya adalah langkah tidak tepat. Untuk mengatasi ini, maka melawan kekuatan Durga tadi adalah kekuatan Do’a dari supporter di mana saja. Sabtu Legi baik dalam rangka menjadi utusan, maka niat membela timnas untuk mengharumkan nama baik bangsa juga menjadi kunci. Kalau niatnya invidual, egois, nama baik sendiri, kekalahan akan mudah didapat.

Lantas do’a apa yang terbaik? Jika saya, maka banyaklah bershalawat, karena ini bulan Maulid, ngalap berkah darinya. Mesio kalah, timnasnya, berkahnya tetap bisa didapat, asal jangan pake emosi, nanti jadi Durga itu sendiri.

Salam #Timnasday #DukungTimnas.

Penulis: Sururi Arumbani


EmoticonEmoticon