Sabtu, 25 April 2015

IMA Anak Tukang Ojek Nyumbang ke Pemkab Demak Senilai 100 Juta.


Ima, sapaan akrab fatimah adalah anak tukang ojek yg mangkal di pertigaan kracaan. Ima yang tinggal dikampung petengan saat ini duduk di bangku sekolah SMA 3 Demak. Berkat ketekunan melatih bakat nyanyi sejak kecil, ima saat ini berhasil maju dalam kontes musik yang diadakan stasiun TV swasta Nasional.
Ima yang belakangan ini rame di masyarakat Demak karena berhasil tampil di acara kontes sebuah Stasiun TV swasta nasional, menurut saya telah menyumbang ke Pemkab Demak senilai 100 juta lebih tiap kali tampil. Bagaimana bisa ketemu angka segitu?

Beberapa bulan lalu saya baca advetorial (iklan) di sebuah koran nasional yg menampilkan info tentang suatu kabupaten di Jawa Tengah. Untuk bisa tampil (ngiklan) di sebuah koran, kata Pak Rudi Santoso humas kab. Demak butuh kocek 100 juta utk harian nasional dlm satu halaman penuh, dan 80 juta utk harian lokal. Beberapa daerah memang rela mengeluarkan ratusan bahkan milyaran rupiah hanya utk promosi dan memperkenalkan daerah mereka ke publik. Akan tetapi kata Rudi waktu halal bihalal sebuah komunitas di Demak tahun 2014 kemaren, pemkab demak tidak akan mengeluarkan duit sebanyak itu hanya utk iklan. Karena uang tersebut bisa digunakan utk keperluan yangg lebih penting.

Nah jika utk tampil di koran saja nilainya ratusan juta. Bagamaina dengan tampil di TV nasional??? Di jam "prime time" pula?? Maka sebuah hadiah yangg sangat besar jika IMA (membawa nama demak) bisa tampil di stasiun swasta, IMA - DEMAK dilihat dan dikenal jutaan pasang mata di nusantara. Sebuah perusahanaan besar rela menganggarkan ratusan juta hanya untuk disebut namanya oleh presenter dan ditulis namanya dipojok bawah layar kaca beberapa menit. Designer Fashion rela mengratiskan 1 gaun rancangannya yg senilai puluhan juta hanya untuk disebut oleh presenter. Berapa nilai yg dikeluarkan designer tersebut jika dia mengeluarkan sepuluh pasang pakaian???

Itulah usaha perusahaan dan pelaku industri, rela merogoh uang ratusan juta hanya demi dikenali para pemirsa. Lalu bagaimana dengan IMA bagi Demak??? Apakah tampilnya dia di stasiun TV swasta nasional tak berarti buat Demak??

Bagi para praktisi (pelaku) pemasaran dan komunikasi publik, tentu tahu berapa nilai "penampilan" IMA jika dinominalkan dengan rupiah.


EmoticonEmoticon