Selasa, 16 Juni 2009

Mempromosikan Potensi Demak

Kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri dan kerja di Semarang, membuatku bertemu dengan teman-teman yang berasal dari berbagai penjuru nusantara. Dalam sela - sela kerja, saat istirahat, atau waktu ngobrol santai, tak jarang saya membicarakan kondisi daerah masing masing. "Eh kamu dari demak ya.. " itulah pertanyaan dari seorang teman yang acapkali memicu pembicaraan lebih dalam dan luas tentang daerah asalku, demak, mulai dari kondisi geografis, letaknya dekat ini dan itu, sosial budayanya sampai yang terkenal dan yang khas di demak.

Topik masjid agung demak kerap kali menjadi obrolan yang menarik terutama oleh teman-teman dari luar jawa tengah, terlebih dari sumatra. Mereka penasaran sekali, seperti apasih Masjid agung demak itu. Nama masjid agung demak begitu familier di benak temen-temen karena masjid demak selalu menghiasi buku-buku sejarah islam di nusantara yang diajarkan di sekolah-sekolah. Para guru sejarah juga ustadz dapat dipastikan mereka mengisahkan Peran wali songo dan Kerajaan demak dalam menyebarkan agama islam. Dan yang menjadi bukti sejarah dan warisan fenomenal perkembangan islam di nusantara adalah masjid agung demak. Wajar jika teman-teman suka tanya mengenai masjid agung demak. Yach mumpung ketemu orang demak langsung.

Saya yakin obrolan-obrolan yang saya alami mengenai demak diatas, tidak saya saja yang mengalami. Hampir seluruh orang demak yang kuliah dan kerja di luar kota mengalami pembicaraan tersebut. Mereka akan membicarakan mengenai asal mereka yaitu "demak", meskipun hanya soal "makanan khas demak itu apa yach.." "Di demak ada kyai yang sakti nggak"

Promosi Murah dan Efektif

Tanpa disadari diskusi dan obrolan ringan di atas bisa menjadi media promosi yang murah dan efektif dalam memasarkan pariwisata demak serta potensi-potensi lainnya yang laik jual. Pemaparan kepada teman mengenai masjid agung demak dengan keunikan dan mitosnya bisa mendorong teman untuk berkunjung ke Masjid agung demak. Mereka pasti penasaran dengan Masjid yang tiang soko gurunya terbuat dari tatal ( bahasa jawa - kumpulan limbah potongan kayu).

Berbicara dengan teman tentang kerang hewan laut yang lezat yang melimbah di desa bungo Kecamatan wedung, atau Pusat kepiting super di Kedung Karang dan Kedung Mutih mungkin akan memperkenalkan pada banyak orang bahwa demak punya Kerang yang banyak, Udang yang bagus, dan kepiting yang super dan murah. Jika yang diajak bicara tidak tertarik dengan bisnis seafood, kemungkinan dia akan menyampaikannya kepada teman-temannya yang berbisnis seafood.

Baru-baru ini seorang temen pesan bibit jambu merah delima yang jadi icon anyar kabupaten demak. Jambu merah delima yang popularitasnya makin menggeser Belimbing Demak, dipesannya karena saya menceritakan tentang keunggulan jambu merah delima, jambu yang mahal, enak, besar, dan mulai banyak dijual di supermarket.

Aktifitas Yang Tidak Mudah.

Kendati mengobrol itu mudah, bahkan jadi kebiasaan sehari-hari. Namun mengobrol tentang demak daerah sendiri tak selamanya mudah. Setidaknya ada beberapa kendala, yaitu:

Tidak Pede. Mental dijajah 350 abad ternyata membuat masyarakat masih minder untuk menceritakan ini lho kota kelahiranku, kondisinya baik, aman, memiliki sejarah yang hebat dalam penyebaran islam di nusantara, dsb. Rasa inferior sudah menghadang terlebih dahulu. Disamping itu, demak yang miskin, kumuh, dan tidak tertata rapi, tak urung membuat siapapun ogah menceritakan kondisi demak, apalagi potensinya.

Tidak Tahu. Jika tidak tahu tentang demak, apa yang mau diobrolin dan disampaikan? Tak jarang ada orang demak yang tak tahu tentang demak, bahkan sejarah singkatnya aja tidak tahu. Arti logonya juga nggak ngerti. Apalagi potensi-potensi demak. Tahukah orang sayung kalo di karanganyar terdapat ratusan hektare tanaman bawang merah? Begitu juga orang karanganyar apakah ditahu kalo di Manggren dan Mijen ada sentra kerajinan eceng gondok. Ketidak tahuan akan demak inilah yang menyebabkan orang demak tidak bisa menceritakan pariwisata dan potensi nya dengan baik.

Diakhir tulisan saya mengajak orang-orang demak, sampaikanlah pada teman-teman anda mengenai demak dengan baik, ceritakan potensi ekonomi dan pariwisatanya, kazanah sosial budaya serta religinya, agar mereka tertarik untuk datang ke demak. Jangan ceritakan tentang mandi di sungai : D. Jika ada orang luar datang ke demak, maka akan ada perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi. Pada akhirnya akan mensejahterakan masyarakat demak.

Yuk Promosikan Demak ...

9 Komentar

makasi ingatkan aku pada kota kelahiranku coy.
Oh...DEMAKku nantikan aku kembali ke pelukanmu..

Aq bersyukur sekali masih ada orang demak yg berfikiran positif dan luas kedepan seperti anda!
Mari kita berjuang bersama-sama membangun kota kelahiran kita semakin nyaman untuk kita tinggali bersama!
Oh iya, jagalah kebersihan diri kita dan kota kita!
Karena dg menjaga kebersihan lingkungan utamanya diri kita dulu, semua yg kita cita2kan diatas akan secara otomatis kita raih!
Dg kebersihan kita akan memperoleh kesehatan, dg kesehatan kita akan merasa kuat untuk bekerja, kita akan merasa kuat untuk belajar, dg bekerja kita akan memperoleh kemakmuran, dg belajar kita akan memperoleh ilmu, dengan ilmu kita akan memperoleh byk hal!
Intinya, kebersihan adalah awal dr semuanya!
Bukannya agama islamlah satu2nya agama yg mempunyai semboyan "Kebersihan Sebagian dr Iman?" dan Demak dikenal diseluruh indonesia sebagai kota wali (islam bgt). Kenapa org2 demak (bahkan para alim ulama`) tdk peduli pd kebersihan???? Pernahkah anda masuk ke dalam pesantren2 besar di demak??? lihatlah ke dalam kamar para santriwan dan santriwati, pakaian kotor bergantungan dan sampah berserakan (biasanya di belakang pintu) jauh sekali dr semboyan "Kebersihan Sebagian dr Iman"
Pernahkah anda berjalan di desa2 disekitaran kota demak(desa moro, wedung, dsb)??? Kesan kumuh yg terlintas dikepala.
Tak usahlah jauh2 ke desa, lihatlah alun2 kota demak, sampah2 berserakan ditinggal begitu saja oleh para pedagang yg meramaikan malam di pusat kota kita!
Tengoklah selokan air di pinggiran alun2, airnya hitam kelam, kental, dan kadang berbau tak mengenakkan ketika melintas.
Sorry kalo bahasanya kacau (maklum bukan org bahasa), ini hanyalah uneg2ku yg berharap kota kita tercinta menjadi lebih baik, utamanya bagi diri kita sendiri dulu!
Ayolah kawan2, jagalah kebersihan kotaku, kota kita semua!

perkenalkan..
kami tim Liputan dari Program Risalah si Unyil TRANS7

kami berniat mengadakan liputan pada tanggal 17-21 Agustus 2009 di Demak.

kami tertarik untuk meliput hal2 yg menarik di kota Demak.

mungkin ada nomor yg bisa dihubungi?

please contact us at radeeth@yahoo.com
email and messenger its ok.

thanks

@Radit

Terima Kasih..

insya allah saya kirim contak yang bisa dihubungi oleh kru ke alamat email anda

oh ya setahuku program di TRANS7 itu Laptop si Unyil bukan risalah si Unyil.

sbgai generasi muda.....ayo kembangin demak biar g klah ma kota2 tetangga kita...hohohohoho

saya jg org demak, walopun g asli demak tp sdh dr kls 3 sd tinggal di demak, tepatnya di karangawen,

tp meski bertahun-tahun tgl di demak, sy jg g trlalu jauh mengenal kota demak, malah lebih paham tentang semarang drpd demak,
tp sejak sy ditugaskan oleh kampus sy mjd ptugas monitoring SP 2010 di beberapa kecamatan di demak saya jd lbh tau ttg demak sampe ke pelosok2nya,

memang, kalo dibandingkan dengan kota2 tetangga kita demak memang masih dianggap tertinggal, padahal demak memiliki beberapa sektor unggulan,
seperti wisata rohani dan bahari, pertanian, buah belimbing dan jambu air

sebagai putra-putri demak, mari kita bangun dan gali potensi demak agar tidak di cap NDESO lagi...

Memang kalo ingin Demak lebih maj di berbagai bidang, harus ada usaha riil dari seluruh komponen, baik pemerintah daerah/kab maupun dari warganya itu sendiri.
Mari kita bersama-sama memajukan "Demak Kota Wali" ke arah yg lbh baik lagi!!!

HIDUUUUUPPP DEMAK KOTA WALI AKU BANGGA LAHIR DAN BESAR DI SINI...

PRASETYO, PONTIANAK

oke...?
tanks ya.....?
100% aq belum tau tentang kota kelahiranku sendiri.
aq malu saat temen" kuly'Q tanya,
apakah makan khas demak.
apakah kerajinan khas.
apakah yang bener" khas dari demak.
aq malu karna tak bisa menjawabnya...?
n aq mau tanya, apakah masih ada brimbing demak...?
tolong kasih tau didesa mana aq bisa mendapakan brimbbing itu,..../
coz setiap aq pulg kampung dan kembali lagi kekos-kosan pasti temen" pada nagih,...?
MANA BRIMBING DEMAK'nya.?
DENGAN santai aq jawab.
BELUM MUSIMNYA BOZ.
wkwkwkwkwk
kasih tau ya boz,...?
tanya.
ni emailnya.
alvin.ayu68@yahoo.com


EmoticonEmoticon